Menjalani Kehidupan yang Berkenan di Mata Allah

Menjalani Kehidupan yang Berkenan di Mata Allah

Gtpministries.orgKehidupan yang berkenan di mata Allah adalah tujuan setiap orang percaya. Hal ini bukan hanya sekadar pemenuhan kewajiban agama, tetapi sebuah panggilan untuk hidup sesuai dengan kehendak dan kehormatan Allah. Ini melibatkan pengabdian yang tulus, kasih yang mendalam, dan kesetiaan dalam setiap aspek kehidupan. Bagaimana sebenarnya kita bisa mencapai tujuan ini?

1. Mengenal Kehendak Allah

Langkah pertama dalam menjalani kehidupan yang berkenan di mata Allah adalah dengan mengenal kehendak-Nya. Alkitab menjadi panduan utama untuk memahami karakter dan kehendak Allah. Dalam Mazmur 119:105 dikatakan, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Dengan merenungkan Firman Tuhan secara teratur, kita dapat menemukan arah dan petunjuk yang jelas dalam hidup kita.

2. Berjalan dalam Ketaatan

Kehidupan yang berkenan di mata Allah juga melibatkan ketaatan yang setia terhadap-Nya. Yesus Kristus sendiri mencontohkan ketaatan yang sempurna kepada Bapa-Nya selama hidup-Nya di bumi (Filipi 2:8). Kita dipanggil untuk meneladani-Nya dalam setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil. Ketika kita hidup dalam ketaatan, kita memuliakan Allah dan menyatakan kasih kita kepada-Nya.

3. Menghidupi Kasih dan Keadilan

Allah mengajarkan kita untuk hidup dalam kasih dan keadilan. Dalam Mikha 6:8, dinyatakan, “Dan apakah yang dituntut oleh TUHAN dari padamu? Hanyalah berbuat adil dan mengasihi dan merendahkan diri di hadapan Allahmu.” Kasih kepada sesama manusia dan keadilan dalam segala hal adalah bagian penting dari kehidupan yang berkenan di mata Allah. Ketika kita memberikan kasih kepada sesama dan berjuang untuk keadilan, kita mencerminkan karakter-Nya kepada dunia.

4. Menjadi Saluran Berkat

Kehidupan yang berkenan di mata Allah juga mempersiapkan kita untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain. Allah memberkati kita tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga agar kita bisa memberkati orang di sekitar kita. 1 Petrus 4:10 mengajarkan, “Masing-masing harus menggunakan karunia yang diterimanya untuk melayani yang lain, sebagai pengurus-pengurus yang baik dari kasih karunia Allah yang berbagai macam itu.”

5. Menjadi Saksi Kristus

Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjadi saksi Kristus di dunia ini. Kisah hidup kita harus menjadi saksi yang hidup tentang kasih dan kuasa Allah. Dalam Kisah Para Rasul 1:8, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Dan kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Menjalani kehidupan yang berkenan di mata Allah bukanlah perjalanan yang mudah, tetapi penuh dengan berkat dan kepuasan spiritual. Dengan mengenal dan mengikuti kehendak-Nya, hidup dalam ketaatan, menghidupi kasih dan keadilan, menjadi saluran berkat, dan menjadi saksi Kristus, kita dapat mencapai tujuan ini. Mari kita terus mengasah dan menumbuhkan hubungan kita dengan Allah, sehingga setiap langkah kita memuliakan dan berkenan di mata-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *